Aplikasi untuk menulis format Markdown di Android 

Jadi saat ini saya sedang mencoba aplikasi neutrinote, kelihatannya sih enak. Disini kita bisa menulis seperti biasa, namun yang membedakan aplikasi ini dengan aplikasi lainnya yang sejenis ialah kita bisa menulis dengan format Markdown.

Wow..

Code ~~~block~~~ itu apa?

css .ninja { visibility: hidden; }

Cara Mengetahui Jumlah pengunjung Web pada halaman tertentu menggunakan Google Analytics

Saya ingin melihat jumlah pengunjung blog saya hanya pada halaman tertentu (pada URL saya).

Misalnya gini, saya ingin mengetahui berapa pengunjung web saya untuk halaman http://motivasee.com/arti-bully-kata-bahasa-indonesia-tepat/ pada hari tertentu.

Bagaimana caranya?

Caranya:
Login ke google.com/analytics

Masuk ke Behavior > Site Content > All Pages kemudian masukkan URL Anda ke kotak pencarian.
Misalkan, untuk kasus Anda, masukkan input ini ke korak pencarian:
/arti-bully-kata-bahasa-indonesia-tepat/

Selesai.

Thx
stackoverflow
motivasee.com

Arti Bully Dalam Kata Bahasa Indonesia yang Tepat

Di ranah media sosial ataupun di kehidupan sehari-hari, kita acap kali membaca atau mendengar kata bully. Tak dapat dipungkiri bahwa kata ini begitu populer dalam masyarakat Indonesia.

Contoh kalimat:

Mas Bagus tidak mau pergi ke sekolah karena sering di-bully oleh teman-temannya.

Sejatinya, bully adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris. Mungkin saat ini beberapa orang tidak begitu mengeti apa terjemahan kata bully dalam Bahasa Indonesia.

Menurut Olweus (1993; dalam Anesty, 2009) memberikan contoh tindakan negatif yang termasuk dalam bullying antara lain:

*Mengatakan hal yang tak menyenangkan ataupun memanggil seseorang dengan julukan yang buruk;
*Mengabaikan atau mengucilkan seseorang dari suatu kelompok karena sebuah tujuan;
*Memukul, menendang, menjegal atau menyakiti orang lain secara fisik;
*Mengatakan kebohongan atau rumor yang tidak benar mengenai seseorang atau membuat orang lain tidak menyukai seseorang dan hal-hal semacamnya.

Merujuk pada Kamus Bahasa Indonesia ke Inggris, arti kata bully dalam bahasa Indonesia adalah perundungan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa arti kata bully adalah rundung, sedangkan perundungan adalah bullying. Penggunaan kata perundungan sepertinya tidak begitu populer dalam masyarakat Indonesia. Khususnya masyarakat awam. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan tidak banyak/tidak ada media berita populer menggunakan kata tersebut.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ke-5, kata rundung memiliki arti sebagai berikut:

.
run.dung
[v] , me.run.dung v (1) mengganggu; mengusik terus-menerus; menyusahkan: anak itu ~ ayahnya, meminta dibelikan sepeda baru; (2) menimpa (tt kecelakaan, bencana, kesusahan, dsb): ia tabah atas kemalangan yg telah ~ nya

 

Perundungan artinya suatu perlakuan yang mengganggu, mengusik terus-menerus dan juga menyusahkan. Kata perundungan memang tampak aneh bagi saya-mungkin karena jarang mendengarnya-dan jarang digunakan dalam percakapan bahasa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Jikalau dipaksakan pun kelihatannya kurang elok atau kurang enak terdengar di telinga kita. Nyatanya ini hanya masalah selera pada indera manusia.

Apakah kita pantas terus-menerus menggunakannya dalam teks ataupun percakapan bahasa Indonesia? Apalagi kata mem-bully dan di-bully telah mencampurkan imbuhan bahasa Indonesia dengan kosa kata bahasa asing.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia juga tidak saya temukan entri kata bully. Ya saya tidak terkejut karena kata tersebut memang bukanlah kata dalam bahasa Indonesia.

Kata serapan atau biasa disebut dengan kata pungutan atau pinjaman yaitu kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang telah terintegrasi ke dalam bahasa Indonesia dan telah diterima luas oleh masyarakat umum.

Di Indonesia penyerapan kata didasarkan pada pendengaran dan hasilnya ditulis dengan huruf yang dianggap paling dekat dengan bunyi vokal atau konsonan Indonesia. Misalnya amateur (bahasa Belanda) yang menjadi amatir, boetiek yang menjadi butik, docent yang menjadi dosen.

Lalu apa mungkin kita butuh kata serapan baru untuk kata bully menjadi buli yang kemudian disahkan menjadi kata bahasa Indonesia yang resmi?

Saya pikir tidak perlu. Karena bahasa Indonesia adalah bahasa yang kaya. Kita hanya perlu menggunakan padanan kata yang sudah ada saja, dan mencoba menyeringkan menggunakan padanan kata tersebut dalam percakapan sehari-hari atau tulisan di blog atau di media sosial Anda.

Untuk mengurangi kerancuan kata bully tersebut, mari kita telaah lebih dalam lagi.

Menurut almarhum Anton M Moeliono, Pereksa Bahasa, Guru Besar Emeritus Univeritas Indonesia. Kata bully dan bullying memliki makna merisak ‘menakuti atau menyakiti orang yang lebih lemah.’ (2011)

Menemui kata merisak tersebut–yang memiliki kata dasar risak–, kemudian saya mencoba mencari kata tersebut di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dan menemukan hasil sebagai berikut:

.
risak
ri.sak
[v] , me.ri.sak v mengusik; mengganggu: mereka tidak putus-putusnya ~ ku dng berbagai-bagai olok-olokan

 

Masih menurut Anton M Moeliono..

Kita tidak mengenal kosakata Indonesia karena, menurut laporan terakhir, 50 persen dari sekolah dasar dan 35 persen dari sekolah lanjutan pertama pemerintah tidak memiliki koleksi pustaka, dan kamus tidak disertakan berperan dalam proses belajar-mengajar bahasa.

Sedangkan dalam jajak pendapat yang dilangsungkan oleh Ivan Lanin, Wikipediawan pencinta bahasa Indonesia, di media sosial Twitter, pada tahun 2015, yang diikuti kurang lebih 243 netizen, beliau melontarkan pertanyaan sebagai berikut:

Mana yang tampak lebih pas sebagai padanan “mem-bully” dan “di-bully”?
A. merisak, dirisak
B. merundung, dirundung

Dan hasilnya adalah, sebanyak 62% koresponden memilih “merisak, dirisak”, sisanya yang 38%” memilih “merundung, dirundung”.

Mana yang tampak lebih pas sebagai padanan “mem-bully” dan “di-bully

Akhirnya beliau memberikan ikhtisar..

Dua kata yg bersaing sbg padanan “(to) bully”: merisak dan merundung. Saya memilih merisak, dirisak, dan perisak.

 

Kesimpulan

Arti bully dalam kata bahasa Indonesia yang paling tepat adalah merisak.

 

Penutup

Dewasa ini banyak kata-kata baru yang bermunculan di linimasa kita. Beberapa dari kita mungkin tak peduli. Beberapa yang lain mungkin senang karena perbendaharaan kata Indonesia bertambah, dan beberapa orang yang lain khawatir karena bahasa Indonesia asli mungkin akan punah karena terkaman bahasa serapan ataupun serbuan bahasa alay.

Kepunahan sebuah bahasa adalah kepunahan sebuah budaya dan juga kepunahan sebuah peradaban.

Akhir kata, posisi saya disini bukan ahli bahasa, saya hanya seorang yang senang mempelajari ha-hal baru juga belajar dan merangkum apa saja yang telah saya pelajari. Semoga bermanfaat. Mohon koreksi jikalau ada kesalahan. Terima kasih🙂

Taufan Prakoso

Sumber: http://motivasee.com/arti-bully-kata-bahasa-indonesia-tepat/

Cara Menyembunyikan Pesan Error pada WordPress

Sebenarnya pesan error seperti tampak pada gambar diatas itu tidak menjadi masalah, dan tidak mempengaruhi performa web. Hanya saja pesan error ini muncul saat web diakses publik.

Pada awalnya saya tidak pernah mendapat masalah dengan hal ini, karena pesan error akan tersembuyikan secara otomatis setelah kita menambahkan barisan kode di bawah ini di file wp-config.php yang terletak pada instalasi WordPress.
define('WP_DEBUG', false);

Tapi hari ini, pesan error itu tetap muncul padahal saya sudah menambahkan barisan kode di atas. Sejak bertahun-tahun yang lalu/awal pertamakali nge-blog sampai sekarang barisan kode diatas selalu bisa mengatasi masalah.

Tapi hari ini, tidak tau kenapa, pesan error tetap muncul. Sempat seharian Googling. Pusing sekali. Akhirnya menemukan solusinya.

Replace

define('WP_DEBUG', false);

dengan

ini_set('log_errors','On');
ini_set('display_errors','Off');
ini_set('error_reporting', E_ALL );
define('WP_DEBUG', false);
define('WP_DEBUG_LOG', true);
define('WP_DEBUG_DISPLAY', false);

Cara Menyembunyikan Pesan Error pada WordPress 1.jpg

Dah gitu aja, akhirnya pesan error itu kini telah sirna seperti tampak terlihar pada tangkapan layar dibawah ini:

Cara Menyembunyikan Pesan Error pada WordPress 2.jpg

Pesan-pesan error tersebut sebenarnya sangat bermanfaat bagi para developer, khususnya pengembang plugin WordPress untuk mengetahui apa yang error dan cara memperbaikinya. Tapi kita sebagai orang awam/visitor mana peduli akan hal itu?

Ada banyak sekali hal-hal yang tidak bisa saya kendalikan. Tadinya saya hanya ingin berfokus pada hal-hal yang bisa saya kendalikan saja. Namun keadaan memaksa saya untuk mempelajari hal-hal baru. Semakin kebawah semakin gak jelas kan tulisannya? Yaudah kita sudahi aja.

Oke selesai. Lanjut mempelajari hal lainnya, sembari mencari masalah-masalah baru berikutnya. Sampai jumpa.

via Motivasee.com

KUMPULAN EMOJI

✈ 🚀 🚁 🚌 🚍 🚏 🚐 🚑 🚒 🚓 🚔 🚕 🚖 🚗 🚘 🚙 🚚 🚛 🚜 ♿ 🚴 🚵 🚲 🚳 🚷 🚂 🚃 🚄 🚅 🚆 🚇 🚈 🚉 🚊 🚋 🚎 🚝 🚞 🚟 🚠 🚡 🚥 🚦 🚧 ⛵ 🚢 🚣 🚤 🌍 🌎 🌏 🌐 🗾 🌄 🌅 🌊 🗻 🌋 🌌 ♨ ⚓ ⛪ ⛲ ⛺ ⛽ 🌃 🌆 🌇 🌉 🎠 🎡 🎢 🎪 🎭 🎰 🏁 🏠 🏡 🏢 🏣 🏤 🏥 🏦 🏧 📯 🚩 🏪 🏫 🏬  🏭 🏯 🏰 💈 💒 🗼 🗽 🗿 🚪 💺 🏨 🏩 🚽 🚾 🛀 🛁 🚿 🚹 🚺 🚻 🛄 🛅 🛂 🛃 🔥 🚨 🚮 🚯 🚰 🚱 ℹ 💰 💱 💲 💳 💴 💵 💶 💷 💸 💹 📈 📉 📊 📜 📃 📄 📗 📘 📙 📕 📑 🔖 📚 📖 📒 📓 📔 📰 📱 📲 📳 📴 📵 📶 🔅 🔆 📢 📣 🔔 🔕 🔈 🔉 🔊 🔇 🌑 🌒 🌓 🌔 🌕 🌖 🌗 🌘 🕐 🕑 🕒 🕓 🕔 🕕 🕖 🕗 🕘 🕙 🕚 🕛

 

🌞 ☀ ⛅ ☁ 🌁 🌈 🌝 🌚 🌛 🌜 🌙 🌟 🌠 ☂ ☔ 🌂 ❄ ⛄ ☃ 🌀 💯 ❗ ❕ ‼ ⁉❓ ❔ ✔ ✅ ☑ ❌ ❎ ➕ ➖ ✖ ➗ © ® ™ Ⓜ ♻ ⚠ ⚡ ⛔ 🚫 ▶ ◀ 🔺 🔻 ➡ ⬅ ⬆ ⬇ ↔ ↕ ↖ ↗ ↘ ↙ ↩ ↪ ⏩ ⏪ ⏫ ⏬ ➰ ➿ ⤴ ⤵ 🔀 🔁 🔂 🔃 🔄 🔙 🔚 🔛 🔜 🔝 🔼 🔽 〰 〽 ▫ ▪ ◽ ◾ ◻ ◼ ⬜ ⬛ 🔳 🔲 ⚪ ⚫ ⭕ 🔘 🔴 🔵💠 🔶 🔷 🔸 🔹 ✳ ✴ ❇ ⭐ 🔯 🔰 🅰 🅱 🅾 🆎 ♈ ♉ ♊ ♋ ♌ ♍ ♎ ♏ ♐ ♑ ♒ ♓ ⛎ ㊗ ㊙ 🅿 🆑 🆒 🆓 🆔 🆕 🆖 🆗 🆘 🆙 🆚 🈁 🈂 🈚 🈯 🈲 🈳 🈴 🈵 🈶 🈷 🈸 🈹 🈺 🉐 🉑 🔞 🔟 🔠 🔡 🔢 🔣 🔤


🍕 🌰 🌽 🍄 🍅 🍆 🍇 🍈 🍉 🍊 🍋 🍌 🍍 🍎 🍏 🍐 🍑 🍒 🍓 🍔 🍖 🍗 🍘 🍙 🍚 🍛 🍜 🍝 🍞 🍟 🍠 🍡 🍢 🍣 🍤 🍥 🍦 🍧 🍨 🍩 🍪 🍫 🍬 🍭 🍮 🍯 🍰 🍱 🍲 🍳 🍴 ☕ 🍵 🍶 🍷 🍸 🍹 🍺 🍻 🍼 🌸 🌹 💐 🍀 🌱 🌲 🌳 🌴 🌵 🌷 🌺 🌻 🌼 🌾 🌿 🍁 🍂 🍃 💮 🐧 🐀 🐁 🐂 🐃 🐄 🐅 🐆 🐇 🐈 🐉 🐊 🐋 🐌 🐍 🐎 🐏 🐐 🐑 🐒 🐓 🐔 🐕 🐖 🐗 🐘 🐙 🐚 🐛 🐜 🐝 🐞 🐟 🐠 🐡 🐢 🐣 🐤 🐥 🐦 🐨 🐩 🐪 🐫 🐬 🐭 🐮 🐯 🐰 🐱 🐲 🐳 🐴 🐶 🐷 🐸 🐹 🐺 🐻 🐼 🐽 🐾 😹 😻 😸 😺 😼 😽 😾 😿 🙀 🐵 🙈 🙉 🙊


🎈 ✨ 🎉 🎶 🎀 🎁 🎆 🎇 🎊 🎂 ❤ 💕 💓 💔 💖 💗 💘 💙 💚 💛 💜 💞 💌 💍 💝 💟 🎥 🎧 💅 💎 💡 💢 💤 💥 💦 💧 💨 💩 💫 💬 💭 📷 📺 🔮 🎵 🎤 🎷 🎸 🎹 🎺 🎻 🎼 ♥ ♣ ♠ ♦ 👑 ⌚ 🎒 🎩 👒 👓 👔 👕 👖 👗 👘 👙 👚 👛

👜 👝 👞 👟 👠 👡 👢 💄 🔑 🔱 ⚽ ⚾ ⛳ 🀄 🎌 🎣 🎦 🎨 🎫 🎬 🎮 🎯 🎱 🎲 🎳 🎴 🎽 🎾 🎿 🏀 🏂 🏄 🏆 🏇 🏈 🏉 🏊 🏮 🎃 🎄 🎋 🎍 🎎 🎏 🎐 🎑 🎓 ⌛ ⏰ ⏳ ☎ ✂ ✉ ✏ ✒ 💻 💽 💾 💿 📀 📁 📂 📅 📆 📇 📋 📌 📍 📎 📏 📐 📛 📝 📞 📟 📠 📡 📹 📻 📼 🔋 🔌 🔗 🔫  💉 💊 💣 💼 🔍 🔎 🔏 🔐 🔒 🔓 🔦 🔧 🔨  🔩 🔪 🔬🔭 🚬 🚭 📤 📥 📦 📧 📨 📩 📪 📫 📬 📭 📮


👌 ✊ ✋ ✌ 👇 👈 👉 👊 👋 👍 👎 👏 👐 💪 👆 🖐 🖖 🙌 🙏 🙅 🙆 🙇 🙋 🙍 🙎 💁 👯 🎅 👮 👰 🖖 🙌 🙏 🙅 🙆 🙇 🙋 🙍 🙎 💁 👯 🎅 👮 👰 👱 👲 👳 👷 👸 👼 💂 💆 💇 👶 👦 👧 👨 👩 👴  👵


☺ 😁 😂 😊 😍 😏 😒 😔 😘 😩 😭 🙁 🙂 😀 😃 😄 😅 😆 😇 😉 😋 😌 😎 😐 😑 😓 😕 😖 😚 😛 😜 😝 😞 😟 😠 😡 😢 😣 😤 😥 😪  😫 😬 😰 😱 😳 😴 😶 😷 ☹ 😗 😙 😦 😧 😨 😮 😯 😲 😵 👽 😲 😵 👽 👾 💀 👻 👿 😈 👹 👺 👀 👅 💋 👂 👃 👄 👣 💃 🚶 🏃 👤 👥 💏 💑 👫 👬 👭 🚼 🚸 👪

 

That’s all. Semoga bermanfaat :v
via MotivaSee.com