Puisi: Terkubur Mimpi 2

Mimpi seakan memudar
Awang-awang penuh dengan kekosongan
Mencari harapan di tengah cahaya

Aku kehilangan kakiku
Melihat roda yang terus berputar
Di dinginnya malam

Semakin mereka melaju
Selangkah lah ku di belakang
Mencoba melemah

Bibir adalah sekumpulan mawar
Otak adalah investasi
Sekarang meledak

Kehilangan 1 panggilan telepon
Menjaga kepala tetap tertunduk
Tapi aku melihat semuanya

Kemana kita akan pergi
Mencari sebuah jawaban
Hari demi hari berjelaga

The End.
Terkubur Mimpi 1 ada disini.

Iklan

Jangan..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s