Bab Sabar: Rangkuman pengajian Ust. Abduh Tuasikal

Bab Sabar Rangkuman pengajian Ustad Abduh Tuasikal

 

QS. Ali Imran [3]: 200.

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah! Kalahkan musuh kalian dengan kesabaran! Bersiap- siaplah di tempat-tempat yang rawan diserang musuh! Dan takutlah pada Tuhan kalian! Harapan keberuntungan ada pada itu semua.

Pengertian sabar:
Menahan hati, laku, lisan, dan badan untuk tidak berkeluh kesah terhadap hal yang tak disukai.

Bentuk sabar ada 3:
1. Sabar dalam melakukan ketaatan.
2. Sabar dalam menjauhi maksiat.
3. Sabar dalam menghadapi musibah.

Penjabaran :

Dari ketiga bentuk sabar di atas yang paling berat adalah yang pertama. Karena “Sabar dalam melakukan ketaatan” mengharuskan kita untuk melakukan sesuatu dan berkelanjutan.

Sedangkan yang ke-2 yaitu “Sabar dalam menjauhi maksiat”, dan yang ke-3 yaitu “Sabar dalam menghadapi musibah”, tak terlalu sulit, karena hanya cukup berdiam diri.

FYI, Ketiga bentuk sabar diatas terdapat pada amalan “Puasa”. Baik puasa wajib ataupun puasa sunah. Itulah yang menyebabkan, orang yang berpuasa mendapatkan pahala tanpa batas (karena kesabaran mereka).

Allah berfirman: Puasa itu untukmu dan nanti akan Aku sendiri yang akan membalasnya.

 

QS. Al Baqarah [2] : 155

Sabar adalah perisai dan senjata orang-orang beriman dalam menghadapi beban dan tantangan hidup. Itulah ujian yang akan kalian hadapi berupa perasaan takut pada musuh, kelaparan, kekurangan bekal, harta, jiwa dan buah-buahan. Tidak ada yang melindungi kalian dari ujian-ujian berat itu selain jiwa kesabaran. Maka sampaikanlah, wahai Nabi, berita sukacita yang menggembirakan kepada meraka yang bersabar dengan hati dan ucapanmu.

QS Az-Zumar [39] : 10

Allah akan membalas pahala orang-orang yang tabah dengan balasan yang berlipat ganda, dan tidak termasuk dalam perhitungan.

Penjelasan:
Sesungguhnya orang yang bersabar itu mendapatkan pahala dan hisab yang tidak bisa di hisab. Maksud tidak bisa dihisab artinya tidak bisa dihitung karena saking banyaknya.

 

QS. Asy-Syuura [42] : 43

Aku bersumpah bahwa barangsiapa yang sabar menghadapi kezaliman, memaafkan dan tidak membalas pelakunya, selama hal itu tidak akan menyebabkan bertambahnya kerusakan di atas bumi, perlakuan mereka itu benar-benar suatu hal yang harus dilakukan oleh orang yang mempunyai akal sehat.

QS. Muhammad [47]: 31

Aku bersumpah bahwa Aku benar-benar akan menguji kalian, sehingga Kami mengetahui orang-orang, di antara kalian, yang berjihad dan tabah dalam kesengsaraan dan kesulitan, dan agar Kami mengetahui ketaatan dan pelanggaran kalian dalam berjihad dan lainnya.

Sabar adalah bentuk ibadah.

 

via motivasee.com

Author: TaufanPR

I know nothing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s